IBC, TALIABU – Aksi pengeboman ikan kembali terjadi di perairan Desa Kasango, Taliabu Barat, Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Para pelaku tersebut terpantau, menggunakan 1 (satu) unit kapal dan beraksi sebanyak 2 (dua) kali, sekira pukul 10:00 WIT dan pukul 14:45 WIT, Sabtu (24/7/2021) kemarin.

Kepala Desa Kasango, Arsat mengatakan, praktik ilegal sekelompok orang itu menyebabkan dampak negatif pada biota laut.

“Aksi mereka sangat merusak ekosistem laaut. Bagaimana tidak, mereka yang menggunakan bom ikan terkadang banyak ikan yang mati pun mereka biarkan hingga membusuk ke permukaan laut,” kata Arsat ketika dihubungi wartawan, Minggu (24/7/2021).

Tampak 1 unit kapal pengeboman ikan beraksi di laut Desa Kasango, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Foto : Ist

Arsat bilang, kejadian serupa seringkali terjadi di wilayah perairan sekitar yang mengakibatkan kerusakan pada sumber daya laut.

“Bom ikan itu sangat berefek, apalagi Desa pesisir laut kita hingga sebabkan abrasi. Dari sini juga nelayan lokal kita berulang kali mengeluh,” ujarnya.

Dirinya mengaku, pihaknya belum mempunyai langkah untuk mencegah aksi para orang tidak dikenal (OTK) itu.

Selanjutnya >>>