IBC, TALIABU – Sehubungan dengan pemberitaan soal bakal digelarnya aksi unjuk rasa di Kejari Pulau Taliabu, mendapat sorotan dari pihak kepolisian.

Sebagaimana disampaikan oleh Kapolsek Taliabu Barat, AKP. Roy Berman Simangunsong bahwa, kebebasan mengeluarkan pendapat merupakan sebuah kebebasan

Namun, kata Roy, dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, perlunya untuk menaati prokol kesehatan.

“Untuk demo sebenarnya itu kebebasan mengeluarkan aspirasi, asal tetap sesuai SOP yang ada, yaitu tidak anarkis, tidak ada pengerusakan dan sebagainya,” tulis Roy, ketika dihubungi via WhatsApp, Minggu (25/7/2021) malam.

Roy bilang, untuk pembatasan tetap dilakukan, di dalam ruangan tertutup minimal 50 orang dan diluar ruangan maksimal 100 orang dengan patuhi Prokes.

“Karena disini (Taliabu – red) sudah masuk zona kuning, bukan zona hijau lagi. Nggak susah kan kalau cuma pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak 1 (satu) meter,” imbuhnya.

Hal tersebut, sambungnya, akan disampaikan kepada koordinator lapangan (Korlap) saat menyurati pemberitahuan aksi ke pihak Kepolisian.

“Sebelum demo, kan korlap ke kantor untuk pemberitahuan, disitulah kita laksanakan pencegahan dengan penekanan Prokes pada saat demo. Apabila memang tetap saat berdemo ada yang tidak Prokes, kita akan berkoordinasi dengan Dinkes untuk laksanakan swab para demonstran, dan apabila ternyata positif langsung kita karantina,” tegas orang nomor satu di Polsek Taliabu Barat itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Taliabu, Kuraisiah Marasaoli meminta, agar seluruh kalangan dapat mendukung program pemerintah menekan pandemi Covid-19, dengan menerapkan 6 M.

“Karena PPKM Mikro di Taliabu sudah ada maka saya himbau untuk selalu menerapkan 6 M,” pinta Kuraisiah.

Perlu diketahui, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, kini berzona kuning. Hal itu lantaran kasus positif Covid-19 di Taliabu semakin melonjak.

Untuk itu, Bupati Taliabu, Aliong Mus, tengah mengeluarkan edaran PPKM Mikro, Nomor 2 Tahun 2021 Tentang
Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dan Mengoptimalkan
Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 Untuk Pengendalian Penyebaran
Corona Virus Disease 2019 Di Wilayah Kabupaten Pulau Taliabu, tertanggal 9 – 25 Juli 2021.

Hingga kini, Presiden Jokowi telah memperpanjang masa PPKM Darurat, mulai 26 Juli sampai dengan 2 Agustus mendatang.

Penulis : HVD | YES