IBC, JAKARTA – Ketua Solidaritas Jaringan Rakyat, Pery Rinandar menyayangkan pernyataan Kader Demokrat, yang menyebut Jokowi bodoh sewaktu mendatangi apotek untuk memeriksa stok obat Covid-19, seharusnya menurut Kader Demokrat yang cerdas itu obat tersebut harus dengan resep dokter.

“Nah ini buktinya sangat cerdas, padahal Jokowi nanya stok obat bukan beli obat, cuma nanya stok tersedia apa ngga, kan tidak perlu resep dokter, jangan asal bunyi kayak anjing, asal ada yang lewat mengonggong, cerdas cuma tingkat binatang kan repot,” ujar Pery kepada IIBC melalui keterangan tertulisnya, Senin (26/7/2021).

Belum lagi kader Demokrat yang lain, mempertanyakan alasan elit pemerintah rajin menyerang Demokrat dan beranggapan pemerintah hilang fokus dan mencari kambing hitam.

“Tambah aneh aja Demokrat ini, mereka ngomong apa aja boleh, giliran di omongin eh baper, kita jujur ajalah 10 tahun berkuasa cuma ninggalin proyek mangkrak, para menteri nya Korup dan masuk penjara,” ketus Pery.

Aktivis 98 ini menegaskan jika ingin mengritik pemerintah gunakan bahasa-bahasa yang baik, dengan data ilmiah.

“Jika mau kritik pemerintah ya silakan tapi gunakan bahasa –bahasa yang baik, data ilmiah, manfaatkan wakil rakyat di parlemen, mau belajar jadi oposisi, belajarlah pada PKS jangan cuma nyari pansos aja, kasian AHY dan SBY,” tegas Pery.

Penulis : DS | YES