IBC, JABAR – Komunitas sosial yang tergabung dalam Keluarga Besar Rakyat Demokratik (KBRD) Jawa Barat (Jabar) menggelar aksi sosial dengan mendistribusikan paket sembako dan masker di sejumlah titik yang tersebar di wilayah aglomerasi Bandung Raya.

Aksi tersebut dilakukan di tengah situasi gelombang kedua pandemi Covid-19 dan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4, sebagai bentuk solidaritas gotong-royong untuk membantu warga yang harus menjalani isolasi mandiri (isoman) dan terdampak secara ekonomi.

“Aksi sosial ini merupakan upaya menyapa sesama warga di tengah pandemi, lebih-lebih dengan adanya PPKM Darurat membuat sebagian masyarakat kesulitan bekerja untuk menghidupi rumah tangganya,” ungkap juru bicara KBRD Jabar, Sudiarto, dalam keterangan tertulis yang diterima IBC di Bandung, Senin (26/7/2021).

KBRD merupakan forum yang digagas oleh para mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang rata-rata telah bekerja di dunia profesional. Donasi digalang dari alumni PRD Jabar, yang dalam waktu singkat terkumpul dan langsung dibelanjakan serta dibagikan kepada para penerima bantuan.

Relawan KBRD Jabar terjun langsung membagikan bantuan secara door to door untuk menghindari terjadinya kerumunan. Sasaran penerima bantuan difokuskan berdasarkan asesmen dari tim distribusi KBRD Jabar.

“Di belakang perumahan saya banyak kaum miskin kota yang tidak tersentuh bansos dari pemerintah,” kata Julius Lukarmadja (bergabung dengan PRD Bandung pada awal reformasi tahun 1999 – red) yang mendistribusikan ke sejumlah warga di Kopo Permai.

Di kawasan industri Cimahi, Halomoan (Mohan) menyempatkan diri menyapa kawan-kawan lama yang pernah sama-sama bergerak di FNPBI, serikat buruh underbouw PRD.

“Berbagi kasih dalam rangka rakyat bantu rakyat bersama KBRD, menghadapi Covid-19,” tandas Mohan penuh semangat.

Mantan aktivis buruh lainnya, Rohmat Sodikin, bergerak door-to-door membagikan paket bantuan kepada sejumlah warga di Cipamokolan, Kota Bandung.

“Di antaranya warga yang isoman, janda tua, juru parkir, dan pemulung,” jelas Ikin yang kini membuka usaha kios tembakau.

Aktivis Serikat Pekerja Nasional (SPN). Odang Kusmana turut mendistribusikan bantuan tersebut ke sejumlah titik di Sumedang.

“Banyak anggota serikat buruh yang juga tidak bisa bekerja karena harus isoman,” tutur Kang Odang sapaan akrabnya.

Bantuan juga tersebar ke Kabupaten Bandung, dari Katapang, Soreang, Baleendah, Majalaya, hingga Pangalengan.

“Diharapkan bantuan ini dapat meringankan sebagian beban warga menghadapi pandemi,” ujar Sudiarto yang juga mantan calon anggota legislatif Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Ketua KPW PRD Jabar yang juga tergabung dalam Partai Rakyat Adil dan Makmur (Prima) Ivan Chandra menyampaikan semangat gotong royong adalah budaya dan modal sosial bangsa Indonesia.

“Semangat gotong-royong adalah budaya dan modal sosial bangsa Indonesia,” tutur Iwan.

Terbukti, di tengah pandemi muncul gelombang kekuatan rakyat untuk saling menolong, lintas kelompok. Selain membagikan bantuan, KBRD Jabar juga sempat mengupayakan bantuan tabung oksigen bagi pasien Covid-19 di rumah sakit.

“Di antara kami juga banyak yang terpapar, maka gerakan saling membantu seperti ini harus terus berlanjut,” pungkas Setyo Arie Kusmawan, pegiat KBRD lainnya.

Penulis : FA | YES