IBC, TALIABU – Buruknya pengelolaan keuangan Desa di Kabupaten Taliabu, Maluku Utara, merupakan kegagalan dari peran pendamping di Desa.

Hal itu terungkap, berdasarkan audit investigasi dari Inspektorat Taliabu, yang menemukan bobroknya pada wujud proses kelola anggaran di sebagian besar Desa se-Taliabu, sejak tahun 2019 dan 2020.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Pulau Taliabu, Gesberd Tani mengatakan, jika kondisi keuangan di Desa buruk, tandanya kinerja para pendamping yang tidak maksimal.

“Pak Bupati juga kemarin sangat menayangkan terkait dengan pendamping Desa yang selama ini dibayar oleh uang negara, tapi tidak maksimal dalam melaksanakan tugas-tugas pendamping di Desa,” ucap Gesberd kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Gerberd juga menyentil bahwa peran pendamping Desa termasuk mengawal proses pelaksanaan pembangunan serta mengawal proses laporan keuangan di Desa.

Bahkan, menurut laporan dari Desa, dirinya mengaku tidak mengetahui eksistensi dan kinerja pendamping seperti apa.

“Jadi pendamping Desa perlu dievaluasi juga, karena mereka dibayar untuk itu,” tuturnya.

Penulis : HVD | YES