IBC, PELALAWAN – Tersangka R dengan dugaan pidana korupsi Dana Desa (DD) dalam perkara Penyimpangan dalam Penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa Segamai, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan tahun penganggaran 2019/2020 pada sore tadi, Jum’at sekitar pukul 15.30 wib digiring Kasi Pidsus, Andre Antonius didampingi Kasi Intel, Sumriadi kemobil tahanan Kejaksaan untuk dibawa ke rumah tahanan (Rutan) kelas satu di Pekanbaru.

Dengan mengenakan Baju Koko berwarna Gold dibalut rompi tahanan berwarna merah muda, tersangka R didampingi penasihat hukumnya Akbar Romadhon diantar ke Rutan kelas Satu di Pekanbaru selama 20 hari kedepan hingga tanggal 18 Agustus 2021.

Kasi Pidsus Kejari Pelalawan, Andre mengatakan, tersangka R dijerat Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP, dengan estimisasi kerugian negara mencapai Rp1 milyar.

Sebelum dibawa ke Rutan Pekanbaru, tersangka R terlebih dahulu dilakukan Tes Antigen dan dinyatakan Negatif Covid dan telah memenuhi syarat penahanan yang diatur dalam Pasal 21 ayat (4) KUHAP (syarat objektif) dan memenuhi keadaan-keadaan sebagaimana dalam Pasal 21 ayat (1) KUHAP (syarat subjektif).

“Penahanan ini dilakukan guna memperlancar proses penanganan perkara, berikutnya,” jelas Andre Antonius selaku Kasi Pidsus Kejari Pelalawan kepada awak media.

Penulis : Faisal | YES