IBC, TALIABU – Rencana pembangunan Istana Daerah (Isda) menjadi wacana hangat dikalangan publik Taliabu, Maluku Utara. Istana Daerah itu nantinya bakal menjadi kediaman Bupati.

Saat ini, proyeksi Istana Daerah itu mulai terlihat dengan adanya penggusuran lahan pegunungan di areal kawasan Ibukota Bobong, Pulau Taliabu.

Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus menyampaikan kebenaran ini. Kata dia, Istana Daerah bakal tampil di tahun 2022 mendatang.

Bahkan, anggaran untuk pembangunan Istana Daerah ini, dalam pembahasan untuk dikerjakan.

Lahan untuk pembangunan Istana Daerah (Isda). Foto : HVD/IBC

Selain sebagai Rumah Dinas Bupati, Istana Daerah juga akan menjadi tempat evakuasi warga ketika terdampak tsunami.

“Istana Daerah dan sebagai tempat pengungsi kalau ada tsunami (berada pada posisi lebih tinggi dari permukaan laut),” kata Aliong Mus, Jum’at (30/7/2021) kemarin.

Aliong memaparkan, Pulau Taliabu saat ini masuk dalam titik ancaman peristiwa kejadian alam. Dimana bahwa, Taliabu sendiri masuk pada wilayah cincin api atau Ring Of Fire.

“Karena Taliabu masuk dalam ring of fire, setiap kejadian 30 tahun pasti terjadi tsunami,” ungkapnya.

Tentunya, pernyataan Aliong Mus tidak lepas dari warning Presiden Jokowi pada April kemarin, setelah mengetahui Indonesia salah satu wilayah yang temasuk ring of fire.

Bahkan, imbauan Jokowi baru-baru ini mengingatkan ancaman ring of fire dapat terjadi setiap saat, baik gempa bumi dan lainnya.

Penulis : HVD | YES