IBC, KEPSUL – Dinas Lingkungan Hidup Keberhasilan dan Pertamamanan (DLHKP) Kepulauan Sula melakukan pembersihan 8 (delapan) Desa yang tersebar di  Kecamatan Sanana dan Sanana Utara.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Keberhasilan dan Pertamamanan (DLHKP) Kepulauan Sula, Ridwan Buamona, saat ditemui IBC, Sabtu (31/7/2021).

“Kami Dinas DLHKP selama satu Minggu rutin melakukan pembersihan, bersama Pegawai, Tim Sampah ,Tim Orenge dan penyapu jalan di bawah naungan kami  dan seauai jadwal pembersihan ini 2 (dua) kecamatan, yakni Sanana Utara  Desa Pohea, Desa Mangega, Kecamatan Sanana, Desa mangon, Desa Fagudu, Desa Fatcei dan Desa Waihama,” kata Ridwan.

Pembersihan yang dilakukan oleh DLHKP  kata Ridwan, hanya fokus pada selokan , kali dan pembersihan sisa-sisa matrial bangunan masyarakat di pinggir jalan raya.

“Iya sasaran pembersihannya itu membersihkan gulma di kiri kanan trotoar,  pembersihan sisa-sisa material bangunan masyarakat di muka jalan kemudian pembersihan kali yang sampahnya sudah menumpuk sehingga wajah ibu kota bisa dilihat bersih dan indah dipandang,” ujarnya.

Warga di 2 Kecamatan Kabupaten Kepulauan Sula membersihkan lingkungan dan membuang sampahnya ke truk sampah, Sabtu (31/7/2021). Foto : Tim/IBC

Dirinya menambahkan pembersihan ini juga merupakan upaya pencapaian 100 hari kerja Pemda Sula untuk menata ibu kota Kepulauan Sula menjadi ibu kota yang bersih.

“Kami akan upayakan kedepan ini masuk dalam agenda rutin kami di DLHKP Sula, selain itu langkah ini juga adalah upaya pencapaian 100 hari kerja Pemda Sula dalam melakukan penataan Wajah ibu kota kepulauan Sula serta dalam waktu dekat kita memperingati HUT RI ke-76,” sambung Ridwan.

Ridwan Juga berharap masyarakat yang melakukan aktivitas pembagunan di pinggiran jalan usai melakukan aktivitasnya bisa segera membersihkannya selain itu penggunaan sampah masyarakat bisa dibuang ke tempatnya jangan dibuang pada selokan dan kali yang membuat penyumbatan pada saat banjir tiba.

“Saya berharap agar masyarakat kepulauan Sula bisa memperhatikan juga bila beraktivitas melakukan Pembagunan di pinggiran jalan maka sisa matrial segra di bersihkan , penggunaan sampah juga tolong di buah pada tempatnya jagna buang di selokan maupun kali yang mana nanatinya terjadi penyumbatan saat banjir datang ,” Imbuh Ridwan berharap.

Penulis : Tim | YES