IBC, JAKARTA – Bung Karno (Soekarno – red), Bung Hatta (Mohammad Hatta – red), Bung Syahrir (Sutan Syahrir – red) merupakan salah satu rangkaian para tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, tanpa mengesampingkan para tokoh lainnya seperti Chairul Saleh, Muhammad Yamin, dan lainnya.

“Kita melihat bahwa ketiga tokoh ini begitu penting dalam detik-detik menjelang kemerdekaan Indonesia menjadi negara yang merdeka seutuhnya,” kata Wakil Sekjen Gerakan Relawan Indonesia (GRI) Johnny Kurniawan melalui keterangan tertulis kepada IBC, Senin (9/8/2021).

Johnny menungkapkan mereka adalah sahabat yang tak terpisahkan dalam rangkaian perjalanan sejarah kemerdekaan negeri ini.

“Awal berdirinya negara Indonesia ini, mereka begitu kokoh kuat dan berwibawa membawa Negera Indonesia ke dalam pentas politik internasional dengan diplomasi-diplomasi yang cukup mengguncangkan dunia internasional kala itu,” ungkapnya.

Walau demikian, menurur Johnny ditengah perjalanan kekuasaan itu seakan mereka harus berpisah dan memisahkan diri terhadap pandangan politik yang berbeda, hingga seakan saling merasa bersaing satu sama lainnya.

“Tapi sekali lagi, aku bangga dengan jiwa kenegarawanan mereka. Mereka tetap bersatu untuk Indonesia, meskipun harus berpisah dalam pandangan politik nasional saat itu,” ujarnya.

Menutur Johnny satu hal yang dirinya saluti dari ketiganya yakni mereka masih dapat saling menghargai satu sama lainnya, demi Indonesia Raya. Dan sikap seperti ini tak mudah ditiru, namun wajib dijadikan pelajaran berharga dalam perjalanan bangsa di awal kemerdekaan Indonesia.

“Mereka bersatu untuk Indonesia, mereka berpisah pandangan politik juga sama-sama untuk Indonesia. Tidak ada ambisi apapun dibalik perbedaan itu, melainkan hanya satu tujuan yaitu menginginkan Indonesia Raya berjaya selamanya dan memakmurkan rakyat Indonesia sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara yang wajib diperjuangkan dan dilindungi,”ujarnya lagi.

Dirinya berharap semoga Hari Ukang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 76 ini, seluruh rakyat Indonesia dapat bersatu dan mengambil pengalaman serta pelajaran hidup dari para pendahulu bangsa ini.

“Dan tak lupa bahwa Indonesia berdiri dengan jerih payah keringat dan darah para pendahulu yang berkorban dengan jiwa dan raga dan sepenuh hati demi kita semua saat ini yang dapat menghirup udara segar kemederkaan itu sendiri. Karena Merdeka itu ketika rakyat nya mendapatkan keadilan dan kebebasan dalam segala hal selama tidak bertentangan dengan peraturan hukum yang berlaku di negeri ini,” harap Johnny.

Tak lupa juga Johnny mengucapkan Dirgahayu Indonesia-ku, tetap lah jaya nan abadi, bersatulah kita dalam menghadapi segala hal apapun itu, termasuk bersatu melawan pandemi Covid 19, agar kelangsungan hidup anak cucu kita tetap dalam keselamatan yang seutuhnya sebagai bangsa yang merdeka

“Merdeka, Merdeka, Merdeka lah Negeri ku,” tutupnya tegas.

Penulis : DS | YES