IBC, SUMSEL – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) diwakili staf ahlinya dan wakil Bupati Kabupaten Banyuasin hadir dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan masjid Baitullah dan peringatan 1 Muharram 1443 H di pondok pesantren (ponpes) Tahfiz Alquran Malikul Arasy (TAMA) Desa Perajin Kecamatan Banyuasin I kabupaten Banyuasin, senin (9/8/2021).

Staf ahli Gubernur Sumsel bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik H Rosidin mengatakan permohonan minta maaf Gubernur tidak bisa hadir, tetapi atensi beliau terkait dengan masjid itu sangat luar biasa salah satu diantaranya beliau memberikan bantuan semen 500 sak.

“Saya kira cukuplah dengan bantuan semen 500 sak untuk pembangunan masjid ini sampai dengan selesai dan insyaallah nanti akan disampaikan kepada panitia untuk lebih lanjutnya,” ujarnya.

Rosidin juga membeberkan bahwa pembangunan Masjid, Rumah Tahfidz dan Ponpes adalah bagian dari pada program Gubernur, karena cita-cita beliau bagaimana Sumsel ini menjadi provinsi yang religius sehingga beliau terus mendorong agar masing-masing kabupaten kota membuat program-program tersebut.

“Mudah-mudahan kedepan Sumsel akan memproduk para hafiz dan hafizah yang akan menjadikan Sumsel maju untuk semua tidak hanya dalam bidang fisik material tetapi juga mental spritual,” harapnya.

Sementara di tempat yang sama Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Banyuasin sangat memberikan apresiasi kepada Ustadz Isanidi yang bersusah payah mempunyai pemikiran dan mengajak semua hadir pada peletakan batu pertama masjid Baitullah di Ponpes Tahfiz Alquran Malikul Arasy, karena ini merupakan visi misi banyuasin adil dan sejahtera termasuk didalamnya relegi.

“Ketika pembangunan masjid ini sudah selesai untuk masyarakat disekitar terutama santriwan dan santriwati harus mengisi rumah allah untuk ibadah dan menimbah ilmu keislaman agar dapat mendukung Banyuasin religi, bangkit, adil dan sejahtera,” imbau Slamet.

Dan juga Slamet mengatakan bahwa dirinya menyumbang semen 100 sak untuk pembangunan Masjid Baitullah

“Untuk sumbangan semen 100 sak jika mau diganti dengan material lain, bisa kita ganti dan ataupun kurang akan kita tambah,” ujarnya.

Selanjutnya Pimpinan Ponpes Tahfiz Alquran Malikul Arasy H Isanidi mengatakan ini merupakan keinginan untuk melaksanakan program Gubernur satu desa satu tahfiz dan program Bupati Banyuasin agar Banyuasin lebih religius.

“Setelah diresmikan rumah tahfiznya Ponpes Tahfiz Alquran Malikul Arasy 2019 alhamdulillah pembangunannya lancar dan santri-santrnya juga sudah banyak yang hafal juz ama rata-rata 4-5 juz dan juga sudah banyak yang pindah ke ponpes-ponpes yang diluar,” kata Isanidi.

Terakhir dirinya mengucapkan terima kasih sudah dibantu oleh Gubernur dan Wakil Bupati untuk pembangunan masjid Baitullah dan rencana target penyelesaian pembangunan lebih kurang 6 (enam) bulan dan pas musabaqoh 2022 sudah bisa terpakai

“Desa Prajin ini merupakan Desa tertua, oleh karena itu kami berinisiatif, agar Desa Prajin sama dengan Desa lain seperti Langkan yang memiliki Ponpes, supaya nanti apa yang diprogram oleh Bupati Banyuasin terwujud dan diharapkan bagi anak-anak kita disamping memiliki ilmu dunia juga memiliki ilmu akhirat karena dua-duanya harus dimiliki,” tutup Ustadz Isanidi.

Penulis : Zul | YES