IBC, PALEMBANG – Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ir Basyaruddin Akhmad hadir dalam kegiatan bakti sosial bedah rumah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel melalui PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Witel Sumsel di lorong Perjuangan Rt/Rw 67/10 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Kota Palembang, Kamis (19/8/2021).

Kadis Perkim Basyaruddin Akhmad mengatakan bahwa bedah rumah yang akan dilaksanakan sekarang yang ke-20 dari 76 rumah yang mendapat berkah bedah rumah.

“Hari ini kebetulan yang mendapat berkah bedah rumah bernama Burhanuddin tetapi walaupun demikian bukan bearti ini sudah selesai, masih banyak rakyat kita yang belum mendapatkan bedah rumah,” ujarnya

Basyaruddin juga mengungkapkan bahwa bedah rumah yang dilaksanakan sekarang merupakan program khusus Gubernur untuk memperingati Hari Provinsi ke-75 dan Hari Kemerdekaan ke-76.

“Jadi bedah rumah terbatas di 75 dan 76 unit rumah, sementara untuk yang lainnya masuk dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dimana dilis di SK Walikota baik program melaui DPR RI lebih kurang 1500 unit rumah dan melalui Kementerian PUPR dengan total 5000 unit rumah,” ungkapnya.

Selanjutnya Basyaruddin menuturkan bahwa rumah yang dibedah merupakan rumah yang sangat miris bukan rumah yang semi permanen dan bedah rumah ada dua macam yaitu rumah pondasi di atas tanah keras dan rumah pondasi gantung atau pondasi umpak.

“Target pengerjakan diperkirakan 2 (dua) sampa 3 (tiga) minggu dan bedah rumah yang dilakukan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Witel Sumsel saat ini tipe 27 permanen dengan memberdayakan tukang didaerah ini dengan biaya 5 juta untuk tukang dan 20 juta untuk material,” katanya.

Sementara GM PT Telkom Witel Sumsel Mustakim Wahyudi mengatakan bedah rumah yang dilakukan sekarang merupakan bagian dari program Telkom peduli dengan komitmen Telkom untuk bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

“Kebetulan ada program bedah rumah dari Gubernur dimana kita gabung untuk membuat program yang sama dengan anggaran biaya dialokasikan sekitar 25 juta per rumah,” kata Mustakim.

Terakhir Mustakim menuturkan bahwa bedah rumah merupakan programnya Gubernur dimana PT Telkom Indonesia Witel Sumsel masuk dengan program Corporate Social Responsibility (CSR)

“Untuk tahun ini hanya dua rumah dimana sebelumnya dilakukan dijalan Sosial kelurahan Sukabangun dan untuk tahun depan akan kita usahakan lebih dari dua rumah,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES