IBC, MADIUN – Petani Perhutanan Sosial Madiun menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di depan Kantor DPC PDI Perjuangan dengan membentangkan spanduk bertulis “Sugeng Rawuh” dan “Mendukung Perhutanan Sosial Jokowi: Percepat SK IPHPS” (ijin pemanfaatan hutan perhutanan sosial – red), Kamis (19/8/2021) siang tadi.

Suko, salah satu petani menyampaikan rasa sukacitanya mendengar kabar Presiden Jokowi akan berkunjung ke Madiun.

“Baru tahu kemarin kalau Pak Jokowi mau rawuh (datang – red) ke Madiun. Dulu kan kami pernah bertamu dan disambut Presiden di Istana 10 Oktober 2019. Lha ini seperti dibalas dengan kunjungan. Wah kami senang, lalu sepakat patungan membuat spanduk ini. Pagi-pagi kami jejer-jejer di jalan, semoga bisa melihat Pak Jokowi lewat, syukur-syukur Pak Jokowi lihat kami juga, mas,” ujar Suko kepada IBC.

Dirinya menambahkan pernah dengar kalau Presiden Jokowi mau datang ke Sumberbendo melihat panen Porang bersama petani.

“Kan dulu dengarnya Pak Jokowi mau ke Sumberbendo panen Porang bersama petani. Sayang bapak Presiden ndak lihat Porang kami di hutan. Tapi ndak apa-apa, saya senang biar pun cuma lihat di jalan,” tambah Suko.

Kedatangan Presiden Jokowi disambut para petani Perhutanan 1 dari beberapa tempat di antaranya Mejayan, Saradan dan lain-lain.

Seperti diketahui bahwa Presiden mendorong pertanian porang untuk ekspor. Porang sendiri jamak dibudidayakan petani Madiun di areal kawasan hutan. Beberapa lokasi pusat Porang Madiun utamanya ada di daerah Mejayan dan Saradan.

SK Perhutanan Sosial Belum Terbit

Presiden Joko Widodo mencanangkan program perhutanan sosial pada 2017. Program tersebut segera disambut baik oleh para petani porang yang selama ini menanam di kawasan hutan negara areal kerja Perum Perhutani.

Salah seorang petani Porang lainnya, Yanto menyyatakan bahwa kami telah mengajukan permohonan ijin pemanfaatan hutan perhutanan sosial selama 3 tahun.

“Kami telah melaksanakan verifikasi oleh Kementerian LHK pada akhir tahun 2019. Heran juga kami kenapa masih harus dilakukan verifikasi ulang secara virtual. Nah kemarin verifikasi kami digagalkan aparat pemerintahan yang belum paham. Ya sangat disayangkan, program Presiden bagus tapi birokrasi pelaksana dan pemerintahan di bawah belum paham,” tutur Yanto dengan nada kecewa.

Yanto berharap semoga Presiden Jokowi menyenpatka melihat spanduk aspirasi dan dukungan kami.

“Kami berharap Presiden sempat melihat spanduk aspirasi dan dukungan kami. Mugi-mugi (semoga – red) Pak Jokowi selamat, sehat terus, dan program perhutanan sosial tetap lanjut,” harapnya.

Sebagaimana diketahui kunjungan Presiden 2 hari setelah upacara peringatan Kemerdekaan 17 Agustus 2021, dalam rangka meninjau pelaksanaan vaksinasi dan pabrik porang Madiun.

Klik Tautan link Youtube IBC di bawah ini untuk menonton video.

https://youtube.com/shorts/wqZLMebJC-g?feature=share

Penulis : DS | YES