IBC, PALEMBANG – Tim Opsnal Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang berhasil mengamankan ribuan benih lobster dari sebuah mobil jenis Avanza di kawasan Talang Jambi, Kota Palembang, Kamis (19/8/2021) malam.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra membenarkan Opsnal Unit Ranmor Sat Reskrim Polrestabes Palembang berhasil mengamankan benih atau nur Lobster.

“Benar pada Kamis (19/8/2021) Sat Reskrim kita berhasil mengamankan benih lobster, tim khusus yang dibentuk sesuai perintah bapak Presiden melalui Kementerian Kelautan mengenai bibit lobster,” kata Irvan didampingi Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi didampingi Kasubnit Opsnal Ranmor, Iptu Jhony Palapa, Jumat (20/8/2021).

Irvan menjelaskan bahwa bibit lobster ini merupakan kekayaan hayati negara Indonesia yang sangat diminati di seluruh dunia.

“Sehingga untuk menyelamatkan peternak lobster di Indonesia, makanya pemerintah membuat aturan bahwa setiap bibit lobster yang di ekspor keluar harus memenuhi kaedah atau aturan yang ada,” jelasnya.

Selanjutnya Irvan membeberkan jenis benih lobster yang diamankan berjenis Lobster Mutiara sebanyak 64 kantong dengan jumlah 7.623 ekor senilai Rp1.524.600.000,00 dan Lobster Pasir sebanyak 391 kantong dengan jumlah 62.784 ekor senilai Rp9.417.600.000,00.

“Semua bibit ini berhasil diamankan pada sebuah mobil xenia Nopol BG 2815 YK yang diparkir didekat sebuah ATM di daerah Talang Jambi, Kecamatan Sukarami Palembang dimana berawal adanya laporan masyarakat, lalu melapor ke Polrestabes dan ditindaklanjuti Unit Ranmor, sesampai di sana setelah diperiksa di dalam mobil tersebut ditemukan bibit lobster,” bebernya

Dirinya menjelaskan bahwa Lobster ditemukan dalam mobil tersebut yang disimpan dalam 13 kotak besar, setiap kotak ada 30 kantong bibit lobster.

“Kita bekerjasama dengan Balai Karantina Ikan Kota Palembang, setelah dihitung semuanya untuk kerugian negara mencapai Rp10.942.200.000,00. Diharapkan kepada masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan seperti ini mengenai bibit lobster bisa melapor ke Polrestabes Palembang,” jelas Irvan.

Terakhir Irnan mengatakan bahwa bibit lobster ini biasanya akan dijual dan dibawa ke daerah Jambi dan Pekan Baru.

“Saat diamankan sopir mobil yang berisikan benih lobster tidak ada, jadi mobil ditinggalkan begitu saja dalam keadaan kosong. Sempat diintip anggota sampai pagi, apakah sopir kembali mengambil mobil, ternyata tidak. Namun kita akan tetap melakukan pengembang terkait siapa yang memiliki benih lobster ini,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES