IBC, MEDAN – Seorang kurir sabu-sabu, bernama MR, warga Kota Pantun Labu Aceh Utara, tak berkutik saat diamankan personil Direktorat Resnarkoba Sumatera Utara, di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Kamis (26/8/2021) malam lalu.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan penangkapan terhadap tersangka bermula adanya informasi dari masyarakat tentang seorang pria bernama Wanda yang dapat menyediakan sabu-sabu.

“Dari informasi itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan,” kata Hadi, Selasa (31/8/2021).

Hadi menambahkan kemudian petugas melakukan undercover atau penyamaran sebagai pembeli sabu-sabu. Polisi yang menyamar tersebut menghubungi Wanda untuk memesan sabu.

“Anggota Ditresnarkoba bernegosiasi hingga akhirnya ada kesepakatan,” tambahnya.

Setelah negosiasi, Hadi menyampaikan, akhirnya sepakat transaksi di Kawasan Kota Tebing Tinggi.

“Tim duluan datang ke lokasi, untuk menunggu target,” ujar dia.

Setelah ditunggu, menurutnya target operasi datang mengendarai mobil avanza BK 1151 PN. Tapi, sambung Hadi, target yang datang itu bukan Wanda melainkan orang suruhannya bernama MR.

“Yang mengantar sabu itu orang suruhannya,” kata Hadi.

Selanjutnya Hadi menjelaskan setelah memprlihatkan pesanan polisi yang menyamar sebagai pembeli itu langsung menyergap.

“Barang bukti yang berhasil disita berupa 10 bungkus terdiri dari 5 bungkus merk merkdaguanyin dan 5 bungkus merk guanyingwan yang diduga sabu-sabu, dengan total diperkirakan 10 kg” jelasnya.

Tersangka sendiri, sebut Hadi, disuruh oleh seorang pria tidak dikenalnya dari Kota Tanjung Balai.

“Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Pihak Ditresnarkoba Poldasu masih mengembangkan kasus ini untuk mengejar tersangka bernama Wandan dan pria warga Kota Tanjung Balai.

Penulis : Rudolf Tobing | YES