IBC, JAKARTA – Cendikiawan Muslim Azyumardi Azra menanggapi Permendikbud RI Nomor 6 tahun 2021, Pasal 3 ayat (2) huruf d yang mengatur bahwa sekolah penerima Dana BOS Reguler harus berketentuan memiliki jumlah peserta didik paling sedikit 60 peserta didik selama 3 tahun terakhir.

Menurutnya keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim tidak paham pendidikan nasional.

“Keputusan Mendikbud-ristek tidak memberikan BOS bagi sekolah/madrasah yang muridnya kurang 60 orang memperlihatkan dia tidak paham pendidikan nasional,” ujar Azyumardi dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (8/9/2021).

Mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menyatakan Nadiem Makarim tidak menghargai dan tidak tahu berterima kasih pada banyak lembaga pendidikan.

“Dia (Nadiem Makarim – red) tidak menghargai dan tidak tahu berterima kasih pada banyak lembaga pendidikan yang sudah bergerak mendidik anak bangsa jauh sebelum ada NKRI,” ungkap Azyumardi.

Azyumardi menegaskan keputusan itu adalah kebijakan diskriminatif terhadap anak bangsa dan wajib dicabut.

“Tak kurang konyolnya, itu adalah kebijakan diskriminatif terhadap anak bangsa yang bertentangan dengan UUD 1945 dan karena itu wajib segera dicabut–tidak hanya ditunda pelaksanaan 2 tahun misalnya,” tegasnya.

Direktur Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini kembali mengajak semua yang peduli pendidikan wajib menggugat keputusan Mendikbud-ristek secara hukum.

“Ormas/lembaga pendidikan swasta/lintas agama dan orang tua yang peduli wajib juga menggugat keputusan Menteri itu secara hukum” tandas Azyumardi.

Perlu diketahui pada awal tahun 2021, Kemendikbudristek mengeluarkan Permendikbud RI Nomor 6 tahun 2021 dan kemudian disusul oleh Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen Nomor 10231/C/DS.00.01/2021 tentang Pembaharuan Dapodik untuk Dasar Perhitungan Dana BOS Reguler.

Dalam Permendikbud itu, terdapat Pasal 3 ayat (2) huruf d yang mengatur bahwa sekolah penerima Dana BOS Reguler harus berketentuan memiliki jumlah peserta didik paling sedikit 60 peserta didik selama 3 tahun terakhir.

Penulis : DS | YES