IBC, TALIABU – Hilangnya KM Tiga Putri 2 GT 67 saat berlayar dari Taliabu ke perairan Sulawesi Tengah (Sulteng), belum ditemukan hingga sekarang.

Kronologinya, kapal tersebut diketahui hilang kontak, sejak Minggu (5/9/2021) kemarin, lantaran mesin kapal mengalami kendala.

Bahkan, proses pencarian oleh tim SAR gabungan Kabupaten Banggai, Sulteng, yang dimulai pada Selasa hingga saat ini, hasilnya masih nihil.

Anggota DPRD Pulau Taliabu, Amrin Yusril Angkasa menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, terkesan kurang aktif dalam melakukan pencarian kapal tersebut.

“Saya menilai Pemda kurang pro aktif atas kehilangan KM Tiga Putri, padahal kalau mau dibilang, kapal tersebut berasal dari Pulau Taliabu. Seharusnya, Pemda melalui BPBD dan instansi terkait, perlu mengupayakan pencarian secara intensif,” kata Amrin kepada wartawan, Jum’at (10/9/2021).

Politisi Gerindra Taliabu ini menyebutkan, kehilangan kapal tersebut, seharusnya ada upaya dari Pemkab Taliabu, baik melakukan proses pencarian serta tahap evakuasi.

“Perlu saya ingatkan, setiap kapal yang hendak bertolak melakukan operasi yang pastinya ada dokumen sah yang di izin dari pihak pelabuhan awal kapal bertolak, sehingganya ini yang menjadi dasar bahwa Pemkab perlu optimal dalam menelusuri kehilangan KM Tiga Putri,” tegas Amrin.

Amrin mengingatkan bahwa, tidak hanya kepada kapal secara fisik, namun yang terpenting kepada 8 orang yang ikut hilang informasi.

“Jadi bukan hanya kapal yang kita cari, akan tetapi di dalam kapal itu ada 8 orang yang butuh pertolongan,” tandasnya.

Penulis : HVD | YES