IBC, PALEMBANG – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) gelar sidang senat khusus terbuka wisuda ke-37 dengan Program Diploma III, Sarjana Terapan dan Magister Terapan dilakukan secara drive thru di halaman Polsri Kota Palembang, Minggu (26/9/2021).

Direktur Polsri Ahmad Taqwa mengatakan bahwa wisuda ke-37 masih istimewa dibanding tahun sebelum pandemi, dimana untuk menekan dan mencegah penyebaran virus Covid-19 prosesi wisuda dilakukan secara drive thru dan dapat diikuti oleh orang tua wisudawan secara daring.

“Wisuda ke-37 Polsri mewisuda 1945 peserta dengan 3 (tiga) program studi yaitu Program Diploma III (D3) 1220 orang, Program Sarjana Terapan (D4) 691 orang dan Program Magister (S2) Terapan 34 orang dan dengan demikian sejak wisudah ke-1 sampai ke-37 Polsri telah menyumbang 34257 alumni untuk bangsa dan negara ini,” katanya

Dirinya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada Para dosen atas kerja keras dan kerjasamanya dalam melaksanakan tugas mendidik mahasiswa sehingga menyelesaikan studinya sampai diwisuda.

“Semoga dengan perubahan status mahasiswa menjadi seorang ahli Madya, Serjana Terapan dan Magister dapat bertanggung jawab secara sosial dengan terus beradaptasi pada perkembangan tekhnologi dimana dalam era revolusi industri 4,0 dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul baik ilmu yang ditekuninya, ilmu berbahasa asing maupun penguasaan informasi tehnologi,” harap Ahmad Taqwa..

Ahmad Taqwa mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan Polsri yang bertaraf internasional, pihaknya terus melakukan pengembangan-pengembangan baik dalam kerjasama bidang pendidikan dengan pihak luar negeri maupun pengembangan web Polsri dimana diwisuda ke-37 terdapat 21 wisudawan yang berhasil mendapatkan beasiswa melanjutkan pendidikan jenjang Serjana dibeberapa Universitas Taiwan.

“Selamat kepada wisudawan terbaik dan terdisiplin baik program Diploma III maupun Program Serjana Terapan (D.IV) dan semoga dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan lagi ketika terjun ke masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Polsri Carlos RS mengatakan bahwa untuk drive thru dilaksanakan hanya untuk pemindahan kuncir dimana para wisudawan turun dari mobil guna dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat untuk menghindari kerumunan sesuai izin dari Ketua Satgas Covid-19 Sumsel yaitu Gubernur.

“Panitia yang kita libatkan dalam acara wisuda ke-37 ini terdiri dari Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa dari beberapa organisasi mahasiswa sekitar 200 orang, dibeberapa titik untuk mengatur kendaraan, karena tidak semua calon wisudawan bawa kendaraan dan ada juga wisudwan yang pejalan kaki untuk dilayani dengan menerapkan Prokes yang ketat,” ujar Carlos.

Terakhir Carlos juga menjelaskan bahwa seluruh calon wisudawan 90 persen membawa kendaraan roda empat dan 10 persen kendaran roda dua.

“Untuk pengaturan proses wisudah mulai dari yang membawa kendaraan maupun pejalan kaki tidak mengalami kesulitan karena 200 orang paniti yang terlibat kita tempatkan diseluruh titik baik didalam maupun diluar, karena jangan sampai kegiatan wisuda ini mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES