IBC, SUMSEL – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Selatan (Sumsel) gelar kegiatan serah terima Surat Keterangan (SK) penetapan kepengurusan dan penandatanganan komitmen kinerja Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB dan Coaching clinic sekaligus launching pencalegan dini PKB se-Provinsi Sumsel dihadiri Wakil Ketua Umum DPP PKB di Hotel Aston Palembang, Senin (27/8/2021).

Wakil ketua Umum DPP PKB bidang Pemenang Pemilu Jazilul Fawaid mengatakan bahwa menargetkan DPC-DPC se-Sumsel untuk menyelesaikan struktur kepengurusan PAC sampai ke Ranting, agar memberikan kesiapan secara struktur menyongsong pemenangan PKB dan merekrut Calon Legislatif (Caleg) secepat mungkin.

“Kita kumpulkan Caleg untuk diberi pembekalan dan kita kasihkan peta Daerah Pilihan (Dapil) nya, supaya DPP maupun DPW PKB sesuai tingkatannya bisa memandu kegiatan Caleg sampai terpilih dan ini merupakan program DPP PKB, karena Kami menargetkan 100 Kursi DPR RI pada Pemilu 2024,” katanya.

Terkait situs budaya di Provinsi Sumsel khususnya Kota Palembang, Jazilul menjelaskan bahwa ada situs budaya yang sampai hari ini belum dioptimalkan dan bahkan belum dikelola secara profesional yaitu Benteng Kuto Besak (BKB), oleh sebab itu DPP dan DPW PKB Sumsel akan memperjuangkan agar BKB menjadi situs budaya.

“Untuk mengenang sekaligus melanjutkan apa yang menjadi nilai-nilai luhur dari kerajaan atau kesultanan Palembang, dimana dalam bahasa kita Jangan sekali-kali Hilangkan Jasa Ulama (Jashijau), karena saya tahu sendi perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II merupakan sendi agama, walaupun beliau pemimpin masyarakat, tetapi nilai-nilai yang diimplementasikan dalam Kesultanan yaitu nilai-nilai Islam,” jelasnya.

Jazilul angkat bicara terkait kepemimpinan Kabupaten Muara Enim yang dipimpin oleh Pelaksana tugas (Plt) yang berlarut-larut sampai sekarang karena Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Muara Enim yang terjerat masalah hukum ketika pilkada serentak yang lalu PKB mengusung pasangan tersebut, oleh sebab itu hendak para partai yang ada duduk bersama untuk mencari figur yang cocok menjadi Bupati dan Wakil Bupati Definitif.

“Kepemimpinan yang tidak definitif tidak bisa mengambil kebijakan dan keputusan yang strategis dan besar, oleh sebab itu saya berharap PKB dan partai pengusung untuk mempercepat proses mencari figur untuk Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim dimana dari PKB mengusung Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan untuk mencalonkan Bupati dan Wakil Bupati Definitif Muara Enim,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PKB Sumsel Ramlan Holdan mengatakan bahwa dalam kegiatan DPW PKB Sumsel yang digelar hari ini kebetulan dihadiri Sultan Mahmud Badaruddin IV dimana sebelumnya PKB sudah berkomitmen untuk memperjuangkan aset-aset yang bernilai sejarah di Kota Palembang, salah satunya yaitu BKB.

“PKB dan Sultan Mahmud Badaruddin IV sama-sama memperjuangkan BKB sebagai situs budaya, karena belum bisa dinikmati masyarakat Kota Palembang, karena hanya menikmatinya dari luar saja, oleh karena itu kita mendorong Pemerintah Kota Palembang dan Provinsi melakukan trobosan agar BKB agar bisa dipelihara dan dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Ramlah menuturkan bahwa budaya adalah catatan sejarah yang menjadi pelajaran bagi gerasi saat ini dan generasi kedepan termasuk, apalagi makam-makam raja-raja Palembang mempunyai prestasi yang peranannya yang luar biasa dalam menghadapi penjajah dan apalagi BKB ini didirikan langsung oleh kesultanan bukan oleh penjajah.

“Jika BKB bisa diambil alih oleh pemerintah untuk dijadikan musium sebagai peninggalan-peninggalan sejarah Kesultanan Palembang maka Kota Palembang akan menjadi lebih terkenal oleh karena itu kita akan memperjuangkan PKB menjadi situs budaya yang harus dinikmati masyarakat,” ucapnya.

Dirinya mengungkapkan target DPW PKB Sumsel di Pemilu 2024 mendapatkan 13 kursi dan untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim dimana sekarang sedang dilakukan proses politik, karena kita punya beban politik dan beban moral dengan masyarakat Muara Enim agar tidak terbengkalai oleh pelayanan yang tidak maksimal dengan kepemimpinan Plt.

“Kalau bisa akhir tahun ini sudah ada jawaban untuk masyarakat Muara Enim siapa yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Definitif, dimana kita masih menunggu keputusan 3 (tiga) Partai yaitu PKB, Hanura, Demokrat dan dari PKB sudah mengeluarkan nama calon yaitu saya sendiri,” tutup Ramlan.

Penulis : Zul | YES