IBC ,PALEMBANG – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Riza Pahlevi apresiasi atas pembentukan Klub Jantung Remaja (KJR) SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta se-Sumsel masa bakti 2021-2024 yang di launching oleh Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) cabang utama Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya dihalaman Olahraga SMAN 3 Palembang, Kamis (30/9/2021).

Ketua YJI cabang utama Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya mengatakan dengan mengingat remaja yang merupakan awal berdirinya bangsa jika pemuda atau anak remaja kurang sehat bagaimana masa depan bangsa, oleh karena itu YJI pusat sampai ke daerah mempunyai program untuk membuat KJR yang ada di Indonesia.

“Berawal dari program YJI pusat maka hari ini kita launching untuk membentuk KJR di Provinsi Sumsel dan mudah-mudahan remaja-remaja yang ada di Sumsel memulai membiasakan diri untuk hidup sehat yaitu tidak merokok dan mempunyai kegiatan yang positif sehingga terbentuklah remaja yang kreatif, tangguh dan cerdas,” katanya.

Sementara itu, Kadisdik Provinsi Sumsel H Riza Pahlevi apresiasi kepada Yayasan YJI cabang utama Sumsel yang telah menggagas adanya KJR SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta se-Sumsel dengan tujuan untuk sehat dan dirinya mengharapkan para remaja di Sumsel betul-betul melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.

“Bersama KJR Sumsel terutama SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta se-Sumsel bahkan nanti SMP, SD diharapkan para remaja anak-anak kita generasi penerus untuk Silaturahim, Empati, Harmonis, Ahlak dan Tangguh (SEHAT) agar terdepan para remaja Sumsel dalam menciptakan visi misi Sumsel maju untuk semua,” harap Riza.

Kemudian Kepala SMAN 3 Palembang Sugiyono mengatakan bahwa launching KJR, SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta secara simbolis di SMAN 3 Palembang dengan anggota jumlah pengurus 45 siswa, tetapi seluruh sekolah SMA, SMK, SLB se-Sumsel setelah KJR SMAN3 Palembang dikukuhkan harus membentuk KJR dalam rangka memelihara kesehatan jantung sejak dini.

“Dengan KJR inilah maka nantinya pada usia yang sudah dewasa dan tua akan memiliki jantung yang sangat sehat sehingga semuanya sehat maka karya-karya dan inovasi anak bangsa akan lebih baik,” tutup Sugiyono.

Penulis : Zul | YRS