IBC, JAKARTA – Dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang berlangsung online pada akhir September lalu.

Para peserta Munas memilih Kol Kes Wawan Mulyawan sebagai Ketua Umum yang baru menggantikan Budi Sampurna yang telah menjabat posisi ini selama 2 periode.

Wawan menyampaikan alumni FKUI seharusnya memberikan sunbangsih kepada bangsa dan almamaternya. Ia juga menyampaikan kondisi pendidikan mahasiswa mengkuatirkan saat pandemi Covid-19.

“Sudah seharusnya alumni FKUI memberikan sumbangsih yang nyata dan signifikan kepada bangsa dan almamaternya. Kami juga mengkuatirkan masalah mahasiswa dalam masa Pendidikan di era pandemi Covid-19,” katanya dalam pidato pengukuhan sebagai Ketua Umum baru, Rabu (6/10/2021).

Selanjutnya Wawan juga menyoroti berkurangnya minat alumni FKUI untuk memasuki karir di birokrasi beberapa tahun terakhir ini seperti di Kemenkes dan TNI-Polri yang kini menjadi tantangan tersendiri.

“Karena, dengan intelektualitas yang tinggi dan soft skill yang dimiliki, alumni FKUI sudah seharusnya merintis karir dan bisa memberikan kontribusinya bagi pembangunan kesehatan di Indonesia.” ujarnya.

Acara ini dihadiri Dekan FKUI Ari Fahrial Syam dan Ketua Ikatan Alumni UI, Andre Rahadian, juga diikuti oleh lebih 200 peserta yang merupakan jumlah terbesar peserta Munas Iluni FKUI selama ini.

Antusiasme ini ditunjukkan dengan hadirnya para alumni lulusan mulai angkatan lulusan FKUI 1963 (usia sudah diatas 80 tahun) sampai yang termuda yaitu angkatan lulusan dokter 2020.

Dekan FKUI Ari Fahrial Syam menyebutkan bahwa dengan cukup agresifnya FKUI mencetak doktor dan guru besar dan mendidik sekitar 5000 mahasiswa S1,S2 dan S3 serta spesialis dan subspesialis saat ini, dibutuhkan kontribusi dana dan fasilitas dari para alumninya.

“Biaya Pendidikan harus diimbangi dengan adanya penyediaan dana dan fasilitas yang tidak hanya disediakan oleh universitas, namun juga dari peran serta berbagai stakeholders UI dan FKUI, yang salah satu pilar utamanya adalah alumni FKUI,” jelas Ari.

Ari bersyukur bahwa saat mengalami kelangkaan APD (alat perlindungan diri) untuk para mahasiwa klinik dan residen spesialis dalam menangani pasien Covid-19 di RSCM dan Rumah Sakit Satelitnya Iluni FKUI dapat membantu mengatasinya.

“Iluni FKUI dengan dukungan Iluni UI berhasil membantu mengatasinya dengan donasi APD yang sangat signifikan untuk para pejuang garis depan Covid ini,” ungkapnya.

Pernyataan Dekan FKUI ini diaminkan oleh Ketua Umum Iluni FKUI 2018-2021, Budi Sampurna, yang berterimakasih kepada para alumni yang telah membantu.

Dalam acara Munas tersebut, para alumni FKUI senior juga menyoroti keterlibatan alumni FKUI dalam mengatasi masalah kesehatan nasional seperti pandemi Covid, misalnya penyediaan fasilitas Pendidikan yang lebih baik di FKUI dan pembentukan dana abadi (endowment fund) yang mendukung beasiswa serta kepedulian kepada alumni yang sudah sepuh dalam hal bantuan untuk pemantauan kesehatan mereka, menjadi harapan untuk diwujudkan oleh kepengurusan baru.

Penulis : FA | YES