IBC, PALEMBANG – Musyawarah Daerah (Musda) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 06 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang dilaksanakan dihotel Swarna Dwipa Kota Palembang, Sabtu (9/10/2021), yang seyogyanya dilaksanakan dengan aturan dan adem ayem tetapi berakhir dengan menyisakan permasalahan

Tim advokasi salah satu kandidat Rubi Indiarta mengatakan sangat menyayangkan apa yang terjadi di Musda RAPI daerah 06 Provinsi Sumsel tersebut, karena terjadi tindakan yang tidak benar dengan merusak proses yang seharusnya.

“Terjadi pemalsuan tanda tangan surat dukungan yang di lakukan oleh oknum yang tidak berkompetennya panitia baik Steering Committe (SC) maupun Organizing Committe (OC), maka kami akan segera melaporkan ke pihak kepolisian atas pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh oknum tersebut,” ucapnya saat diwawancara wartawan dihotel Swarna Dwipa Palembang, Sabtu (9/10/2021) lalu.

Rubi menegaskan salah satu panitia tim SC sudah mengakui dengan membuat pernyataan dimana telah teledor dengan tidak jeli dalam melihat detil isi surat dukungan dari RAPI Wilayah Kabupaten Pali pada tanda tangan dikedua surat dan pernyataan tersebut juga sudah di sertai dengan berbentuk surat yang di beri materai 10 ribu.

“Untuk itu kami akan melaporkan tindakan melawan hukum tersebut dan silahkan mereka yang sudah melakukan tindakan inkonstitusi serta yang berbuat melawan hukum untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah dilakukannya, karena siapapun yang sudah berbuat dia akan bertanggung jawab,” tegasnya.

Terakhir Rubi menambahkan bahwa dengan adanya tindakan pemalsuan tanda tangan maka Musda Rapi Daerah 06 Provinsi Sumsel, dirinya menganggap sudah cacat hukum

“Semoga kedepan Musda RAPI Sumsel bisa lebih baik lagi dan berjalan sesuai dengan AD/ART, sehingga muncul orang-orang yang punya kapabilitas dan kapasitas yang baik untuk membangun RAPI lebih baik lagi,” tutupnya Rubi

Penulis : Zul | YES