IBC, SUMSEL – Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hasmi hadiri rapat mediasi lanjutan antara Koperasi Konsumen Sawit Manggar Jaya dengan PT Hanuraba Sawit Kencana (HSK) di The Alts Hotel Palembang, Senin (18/10/2021).

Rapat juga dihadiri Kabid Koperasi Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Banyuasin Supadi, Camat Kecamatan Tanjung Lago Surono, dan Kepala Desa Manggar Raya.

Hasmi mengatakan rapat mediasi antara Koperasi Konsumen Sawit Manggar Jaya dengan PT Hanuraba Sawit Kencana merupakan tindak lanjut rapat kemarin yang dilaksanakan diruang rapat bupati dimana dirinya hadir secara langsung.

“Hari ini ada pembahasan secara detail ada 9 (sembilan) item tuntutan yang disampaikan oleh Koperasi Konsumen Sawit Manggar Jaya kepada PT Hanuraba Sawit Kencana, dimana 6 (enam) Item sudah disepakati dan 3 (tiga) Item yang belum disepakati,” katanya.

Hasni mengungkapkan bahwa 3 item yang belum disepakati dan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat berikutnya yaitu pengembalian dana hasil panen grance periode (panen dini) kepada Koperasi Sawit Manggar Jaya agar dapat dibayar dalam masa 2 (dua) Minggu dari hari ini, penurunan management fee dari 5 persen menjadi 2.5 persen dan meminta produksi dihitung secara normal kebun dibangun dengan baik sesuai standar Balai yang dihitung mulai tahun 2015 sampai sekarang.

“Mudah-mudahan kedepan laporan dari perusahaan PT Hanuraba Sawit Kencana bisa dipertanggungjawabkan dan dapat diterima dan jika belum bisa diterima mungkin perlu ada mediasi lagi, langkah apa yang akan ditempuh,” harapnya

Terakhir Hasmi mengharapkan bahwa dengan keberadaan PT Hanuraba Sawit Kencana dapat mempunyai dampak dari ekonomi masyarakat di Kabupaten Banyuasin dan khususnya Desa Manggar Raya.

“Untuk pengelolaan menagement koperasi Sawit Manggar Jaya kedepan akan dilakukan secara profesional terhadap pengawasan menegement kebunnya yaitu hasil buahnya, tata kelola airnya, pemupukannya sehingga dapat meningkatkan produksi yang tinggi, penjualan yang tinggi, dapat menyerap lapangan kerja dan mempunyai nilai tambah bagi para petani sawit,” pungkasnya.

Penulis : Zul |YES