IBC, SANANA – Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sanana mengikuti kegiatan Program Kewarganegaraan Perlindungan dan Penanganan Hukum di Indonesia sebagai pengembangan kompetensi peserta didik abad ke-21 pada lembaga-lembaga hukum di Kepulauan Sula, Maluku Utara.

“Kegiatan ini merupakan program pendidikan kewarganegaraan untuk memperkenalkan siswa terhadap lembaga-lembaga hukum dan memberi pengetahuan hukum ke siswa Khususnya di SMA Negeri 1 Sanana, dengan tujuan agar peserta didik mampu mengevaluasi praktik perlindungan dan penegakan hukum untuk menjamin keadilan dan kedamaian, menumbuhkan rasa keingintahuan peserta didik tentang perlindungan dan penegakan hukum di Indonesia sebagai pengembangan kompetensi peserta didik abad 21 yang mempunyai ketrampilan 4 C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Inovation) yang merupakan kemampuan yang ingin dicapai dengan kurikulum 2013,” urai Happy Firdayanti, selaku guru mata pelajaran PKN SMA Negeri 1 Sanana keoada IBC, Selasa (19/10/2021).

Happy menjelaskan sebanyak 316 siswa yang ikut kegiatan tersebut terdiri dari siswa kelas XII MIPA 1- XII MIPA 6, KELAS XII IPS 1-XII IPS 3 yang ditempatkan di lembaga hukum di Kabupaten Kepulauan Sula.

“Peserta didik melakukan proyek kewarganegaraan di lembaga-lembaga penegak hukum di Kepulauan Sula selama 3 hari mulai Senin 11 Oktober samapai Kamis 14 Oktober dan Senin 18 Oktober 2021 kemarin. Mereka ditempatkan  di Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman (Pengadilan), Advokat, Bawaslu dan Inspektorat,” jelasnya.

Selanjutnya Happy berharap dengan kegiatan itu peserta didik mempunyai pengetahuan hukum sejak dini, serta mampu  mengevaluasi praktik perlindungan dan penegakan hukum untuk menjamin keadilan dan kedamaian, serta menumbuhkan rasa keingintahuan perlindungan dan penegakkan hukum di Indonesia sebagai pengembangan kompetensi peserta didik abad 21.

“Ketika Program ini terus dilakukan kepada siswa dengan harapan terwujudnya   Indonesia Emas 2045, yaitu generasi yang mampu bersaing secara global dengan bermodalkan kecerdasan yang komprehensif  antara lain produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosialnya, sehat dan menyehatkan dalam interaksi alamnya sehingga peradaban unggul bisa tercapai,” harapnya.

Penulis : Sarif | YES