IBC, SUMSEL – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sumatera Selatan (Sumsel) gelar Pelantikan Pengurus periode 2020-2023 di Griya Agung Jalan Demang Lebar Daun Kota Palembang, Minggu (24/10/2021).

Selain Gubernur Sumsel H Herman Deru, pelantikan tersebut dihadiri juga Wakil Ketua DPRD Sumsel H M Giri Ramanda N Kiemas, Anggta DPRD Sumsel M Yasir, anggota DPRD Kota Palembang M Akbar Alfaro, Ketua BPP HIPMI Mardani H Maming, beserta seluruh Pengurus BPD HIPMI Sumsel

Orang nomor satu Sumsel ini mengatakan bahwa dilantiknya BPD HIPMI Sumsel yang dipercaya oleh seluruh BPC HIPMI se-Sumsel dan BPP HIPMI mengharapkan Hermansyah Mastari betul-betul bisa menjadi penggerak ekonomi bukan hanya didalam kepengurusan HIPMI tetapi juga bagi masyarakat pelaku ekonomi disekitarnya.

“HIPMI ini diisi anak-anak muda High Tech yang mengerti aturan sehingga bisa membimbing, karena banyak pelaku usaha kita yang kadang kurang pengetahuan didalam proses pengembangan usaha dan bisnis, oleh karena itu HIPMI hadir memberikan bimbingan kepada pelaku-pelaku usaha yang tidak hanya formal saja tetapi kepada yang non formal juga,” harap Herman Deru.

Herman menuturkan terkait pemulihan ekonomi nasional bahwa secara makro kebijakan Presiden untuk meningkatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada Batas Minimum Pemberian Kredit (BMPK) 50 miliar

“Artinya keleluasaan yang diberikan kepada pelaku usaha untuk menjamah di semua sektor dan Sumsel menjadi buktinya karena kerja sama yang baik pertumbuhan ekonomi Sumsel tertinggi di pulau Sumatera yaitu 5.7 persen,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua BPP HIPMI Mardani H Maming mengatakan bahwa keinginan Gubernur Sumsel kepada HIPMI hadir sebagai tempat membantu UMKM dalam bisnis.

“Misalnya permodalan melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dimana HIPMI memberikan persentase kepada pengusaha-pengusaha kecil sehingga bisa mendapatkan modal yang dibantu oleh anak-anak HIPMI,” kata Mardani.

Ketua BPD HIPMI Sumsel Hermansyah Mastari mengatakan bahwa hari ini BPD HIPMI Sumsel dilantik setelah cukup lama ditunda karena pandemi Covid-19

“Pandemi covid-19 yang menurun menjadi keberkahan kita dimana kerja kita tidak sesusah yang kemarin dan alhamdulillah berkat teman-teman wartawan kita bisa sama-sama bisa mengawal HIPMI Sumsel kedepan lebih baik sehingga bisa memberikan kontribusi terbesar bagi ekonomi di Sumsel,” ujar Hermansyah.

Hermansyah menyampaikan apa yang diharapkan oleh gubernur kepada HIPMI Sumsel untuk bisa menggali potensi-potensi yang ada di 17 kabupaten kota sehingga Sumsel kedepan dimana pengusaha-pengusaha lokal memiliki panggung sendiri didaerahnya masing-masing.

“Program HIPMI kedepan yaitu yang pertama kalaborasi matching bisnis antara kabupaten kota dengan pengurus HIPMI, kedua edukasi bagaimana kita bisa memberikan kontribusi edukasi kepada para calon-calon pengusaha muda ditingkat SMA, Mahasiswa sehingga bisa memberikan entrepreneur sebagai pilihan pertama bagi mereka yang baru selesai dari perguruan tinggi dan ketiga sosial preneur memberikan kontribusi kepada masyarakat imteknya pengusaha harus berdarma,” ujarnya

Terakhir Hermansyah menjelaskan bahwa bonus demografi itu dimana sekarang ini banyak anak muda dibandingkan dengan usia produktif, sehingga hadirnya HIPMI memberikan inkubasi bisnis kepada para pelaku-pelaku usaha bagaimana menjadi kurator dalam memulai bisnis dimana di era digital bisnis bisa berkembang dan dikenal melalui Online

“Terkait dengan pengurusan lama sesuai dengan Jargon kita di HIPMI yaitu bertanding untuk bersanding, oleh karena itu sebagian pengurus-pengurus lama HIPMI bergabung dikepengurusan sekarang dan yang belum bergabung mereka akan fokus dibisnisnya mereka masing-masing,” tutupnya

Penulis : Zul | YES