IBC, SUMSEL- Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Toni Harmanto melaunching aplikasi QR code pedulilindung.idi dan gerai vaksin presisi di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel, Kamis (28/10/2021).

Aplikasi Quick Response Code (QR Code) pedulilindungi.id akan menelusuri kontak tracking dan tracing demi memperkuat upaya penurunan penyebaran Covid-19 dan membantu meningkatkan partisipasi masyarakat guna melaporkan lokasi dan riwayat perjalanan selama pandemi serta mengetahui seseorang sudah divaksin dan belum divaksin

rjen Pol Toni Harmanto mengatakan bahwa kegiatan launching QR Code Peduli Lindungi di Ditlantas Polda Sumsel merupakan maklumat bersama jajaran satgas Covid-19 Provinsi Sumsel

“Kita sudah sepakat bahwa penggunaan vaksin diarea-area publik dikuatkan lagi dengan penggunaan aplikasi ini disentral publik dimana seluruh masyarakat yang berhubungan dengan layanan publik kita harus disarankan dilakukan vaksin apabila belum bisa menunjukkan akses dengan barcode pengguna vaksin,” katanya.

Toni mengungkapkan bahwa tujuan dari pemasangan aplikasi QR Code Peduli Lindung adalah untuk lebih memasifkan kegiatan keroyok vaksin yang digelorakan di Sumsel, walaupun pemberian vaksin untuk masyarakat Sumsel baru 30 persen.

“Pemasangan aplikasi QR Code Peduli Lindung harus di semua area publik termasuk mall dan kalau untuk pasar-pasar tradisional kita lihat dulu situasinya, karena selain dari aplikasi tersebut kita juga akan bawa vaksin, jika ada masyarakat yang belum bisa menunjukkan aksen barcodenya, langsung kita berikan vaksinasi dan insyaallah akan kita alokasikan juga,” ujar Jenderal bintang dua ini

Sementara Direktur Ditlantas Polda Sumsel, Kombes Pol CF Hotman Sirait mengatakan kegiatan merupakan pemberlakuan barcode penggunaan aplikasi QR Peduli Lindung untuk disetiap tempat pelayanan publik dijajaran Polda Sumsel.

“Hari ini Ditlantas Polda Sumsel melaksanakan pemberlakuan penggunaan barcode aplikasi ini dan sekaligus dioperasionalkannya gerai vaksin presisi untuk pelayanan BPKB dimana ketika wajib pajak tidak bisa menunjukkan barcode pada aplikasi ini, maka langsung kita berikan vaksinasi baik tahap 1 (satu) maupun tahap 2 (dua),” ucap Hotman.

Terakhir Hotman menambahkan bahwa Ditlantas Polda Sumsel akan mendorong kebijakan penggunaan aplikasi QR Code Peduli Lindungi diberlakukan juga oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes dan Polres beserta jajaran se-kabupaten kota di Provinsi Sumsel dalam waktu dekat.

“Ini semata-mata dilakukan untuk percepatan vaksinasi agar memenuhi target yang diharapkan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” tutupnya.

Penulis : Zul | YES