IBC, TANGERANG – Untuk menjalankan roda perekonomian agar lancar efektif dan efisien tentu tersedianya infrastruktur yang baik. Hal ini sebagai modal dasar suatu negara untuk dapat menjalankan roda perekonomiannya, dari yang lamban menjadi lancar.

Lantas bagaimana jika infrastruktur jalan sebagai akses utama tidak tersedia bahkan rusak atau kurang layak untuk dilalui? Tentu ini menjadi satu satu penyebab lambannya gerak perekonomian. Bahkan investor enggan untuk berinvestasi,

Maka tak heran jika pemerintah baik pusat dan daerah kerap merencanakan anggaran untuk pembangunan jalan sebagai bagian dari upaya pemerintah membangun perekonomian.

Namun bagaimana jika salah satu akses penopang pintu perdagangan internasional tepatnya di jalan Halim Perdana Kusuma, Parimeter Selatan, Bandara Internasional Seokarno-Hatta, Benda, Kota Tangerang, Banten yang sejak lama kurang mendapatkan perhatian serius dari pihak pemerintah daerah? Padahal daerah tersebut sangat berpontensi untuk berinvestasi.

Kondisi Jalan Halim Perdana Kusuma, Parimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta, Benda, Kota Tangerang, Yang Kurang Mendapatkan Perhatian Serius Dari Pemkot Tangerang. Jumat (19/11/2021). Foto : IBC.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, bahwa jalan Halim Perdana Kusuma, Parimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak lama jalanan tersebut sebagai akses utama warga kurang mendapatkan perhatian serius dari pihak pemerintah Kota Tangerang.

“Dalam tahun ini (2021) sudah berapa kali pemkot Tangerang yang pake baju coklat kaya dinas PU Tangerang gitu moto-moto (foto-foto). Mereka juga ngukur pake alat ukur yang didorong-dorong gitu ada rodanya. Tapi sampe sekarang belum diperbaiki,” ujar Syaiful (32) di Jurumudi, Benda Kota Tangerang, Banten, Jumat (19/11/2021).

Sebagai penduduk asli setempat, pemuda ini mengatakan bahwa sejak lama jalanan tersebut belum diperbaiki apalagi diperlembar. Padahal kata pria bertubuh gempal ini, jalanan Halim Perdana Kusuma sebagai akses utama bagi warga dan pengusaha yang berada di lokasi tersebut.

Saat Kendaraan Roda Empat (R4) Menghidari Jalan Yang Berlubang, Di Jalan Halim Perdana Kusuma, Parimeter Selatan, Benda, Kota Tangerang, Jumat (19/11/2021). Foto : IBC.

Bahkan imbuh Syaiful, jika hujan turun setidaknya ada tiga titik yang tergenang air. “Kurang lebih ada tiga titik sepanjang jalan Halim Perdana Kusuma tergenang air kalau hujan,” ungkap dia.

Saat ditanya apakah ada korban kecelakaan akibat jalanan yang belum di Aspal? “Ada beberapa kali aja motor (kendaraan roda dua) kepleset ini kan jalannya kerikil-kerikil, jadi licin kalau motor lewat,” lanjutnya. Berharap kepada pihak pemerintah Kota Tangerang agar jalan tersebut segera diperbaiki dan diperlebar jalannya.

“Jangan moto-moto (foto-foto) mulu, diperbaiki dan diperlebarnya kapan?” tutup Syaiful.

Selain Syaiful, warga yang berbeda RT dan RW-nya saat ditanya apakah benar tergenang air jika hujan di ruas jalan Halim Perdana Kusuma? “Iya betul bisa lama airnya tergenang. Ampe (sampai) seharian bisa,” kata Rudi (23), di Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, Jumat (19/11/2021).

Kondisi Jalan Halim Perdana Kusuma, Parimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta, Benda, Kota Tangerang, Yang Kurang Mendapatkan Perhatian Serius Dari Pemkot Tangerang. Jumat (19/11/2021). Foto : IBC.

Senada dengan Syaiful, Rudi pemuda yang berprofesi sama dengan Syaiful sebagai juru parkir ini berharap ke depannya pemerintah setempat segera memperbaiki dan memperlebar jalan Halim Perdana Kesuma, paling tidak sama dengan ruas jalan di Jurumudi Baru yang lebar.

“Kalau jalan (Jurumudi Baru) yang di dekat kantor kelurahan itu lebar jalannya dan dibeton, masa di sini enggak!” pungkas Rudi yang penghasilannya hanya Rp 25 ribu perhari ini.

Penulis : MA|ASA