IBC, SUMSEL – Pengurus Besar Persatuan Bowling Indonesia (PB PBI) Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menggelar hari terakhir Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bowling Soetopo Jananto dan Junior 2021 dengan menyajikan pertandingan yang sangat sengit pada perebutan mendali emas pada nomor master putra dan putri.

Setelah melalui pertandingan yang sangat menegangkan peboling asal Provinsi Jawa Timur sabet mendali emas dan perak pada nomor master putra dan peboling asal Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sabet mendali emas dan perunggu pada nomor putri. Untuk peboling asal Sumatera Selatan (Sumsel) meraih dua mendali emas U-18.

Ketua Umum PB PBI Arwin Novansyah mengatakan selaku pengurus besar PBI telah sukses melaksanakan Kejurnas Bowling 2021 yang sebelumnya tidak dapat dilaksanakan selama pandemi Covid-19 dan seharusnya dilaksanakan setiap tahun.

“Walaupun tahun kemarin tidak dapat dilaksanakan, Alhamdulillah tahun ini kami bersyukur dapat melaksanakan dengan baik Kejurnas Boling yang memang program wajib tahunan, karena Kejurnas ini merupakan sebuah rangkaian program bagaimana PB PBI membina, mengembangkan dan menjaga semangat dan mental atlit agar tetap semakin baik,” katanya usai menutup Kejurnas Boling 2021 di venue Jakabaring Bowling Center Kota Palembang, Sabtu (4/12/2021).

Dirinya menuturkan bahwa memang Indonesia mempunyai atlit Bowling tingkat Asia maupun Dunia, kalau tanpa diadakan Kejurnas, mungkin akan menurunkan semangat dan motivasi mereka. Momen Kejurnas Boling 2021 juga dilaksanakan untuk menjaring atlit-atlit Junior.

“Kami juga bersyukur Kejurnas Boling Soetopo Jananto dan Junior 2021 yang telah dilaksanakan diikuti oleh 95 peserta peboling yang berasal dari Provinsi se-Indonesia,” tutur Arwin.

Arwin juga mengungkapkan mereka yang menjadi pemenang pada Kejurnas Boling ini, tahun depan akan dikirim ke Negara Dubai untuk mewakili Indonesia dalam mengikuti even World Cup Bowling yang seharusnya dilaksanakan tahun ini, tetapi karena pandemi Covid-19 diundur tahun 2022.

“Strategi kita untuk mengikuti World Cup Bowling di Dubai yaitu kita harus tetap menjaga agar atlet-atlet kita bisa latihan, jangan sampai mereka ngangur atau tidak latihan dan insyaallah tahun depan biasanya bulan 2 dan 3 mereka yang juara pada Kejurnas Boling akan mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas),” ungkapnya.

Lebih lanjut Arwin berharap khususnya pemenang yang mendapatkan mendali emas pada Kejurnas Boling ini harus tetap berlatih, karena Indonesia sudah bisa dikatakan mendominasi dilevel dunia dan yang pastinya di Asia.

“Buktinya di Sea games Filipina kita meraih juara umum yaitu 4 (empat) mendali emas dari 9 (sembilan) mendali emas yang diperebutkan dan kepada rekan-rekan atlit terus berlatih dan bersemangat menjaga latihannya agar bisa memperbanyak kemenangan-kemenangan di event dunia,” harapnya.

Terakhir Arwin menambahkan dirinya juga mengucapkan terima kasih khususnya kepada Gubernur Sumsel, karena dalam beberapa kali event supportnya luar biasa yang bisa menentukan untuk suksesnya kegiatan Kejurnas Boling 2021, apalagi Sumsel sudah biasa melaksanakan event-event Nasional maupun internasional

“Tanpa dukungan dan support Gubernur Sumsel pasti akan sulit terlaksananya Kejurnas Boling, dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak sponsor, Kepolisian dan pihak-pihak yang terkait lainnya,” pungkasnya.

Penulis : Zul | YES